TAARUFAN DENGAN PENULIS

Ta’arufan dulu yuk………………….
Hari terus berganti hari, bulan terus berganti bulan, tahun terus berganti tahun. Tak kalah pula aplikasi di sosial media silih berganti datangnya. Mulai dari dari Friendster, Facebook, We Chat, Line, Whats App, BBM, Kakao, dan masih banyak yang lainnya. Tapi status jomloku kok belum berganti yah….. mulai aku SD sampai lulus kuliah masih aja ngejomlo. Hay kenalkan nama aku Ani. Usiaku 23 tahun, teman- temanku bilang aku ini anaknya bawel, imut, lucu, unik,centil, ngangenin, dan ngomongku cepet kayak kreta gak ada remnya itu sih kata dosen idolaku umi Witri ya…meski sedikit egois tapi aku sedikit peka kok terhadap orang lain, jadi aku bisa tau mana orang yang suka dan mana yang agak gak suka ma aku….so aku tau cara bersikap. Saat itu aku sudah menyandang gelar Sarjana, meski belum lengkap satu bulan pasca wisuda. Jadi aku udah dapat lampu ijo untuk pacaran alias diijinin gitu ma ortu. Ortuku bukan gak punya alasan yang gak masuk akal gak ngijinin aku pacaran saat aku masih sekolah alasan mereka adalah agar aku fokus sekolahnya dan bisa jadi yang terbaik. Gak sombong nih sob? Aku selalu jadi bintang kelas dari SD sampai lulus kuliah. Di bangku kuliah aku lulus dengan Indeks Prestasi (IP) perfect lho??? Maaf bukannya sombong ya sob? Alhamdulillah aku lulus dengan IP 4,00. Sebuah pencapaian yang sangat luar biasa karena aku di dukung oleh orang tuaku dan super heroku kakandaku tercinta baik secara moral maupun materil. Meski aku kuliah di salah satu universitas swasta yang ada di kota Jember. Tapi aku bersyukur aku bisa kuliah dengan segala keterbatasan ekonomi dan aku kuliah di perguruan tinggi pilihan ayahku. Perjalanan memperoleh IP perfect itu gak semudah membalikkan telapak tangan lho? Butuh perjuangan, doa, dan ikhtiar yang tiada henti disamping juga dukungan dari ortu dan kakakku. Sempat yah sob? Aku ngulang 2 mata kuliah yang dapat B. Meski banyak cibiran dari teman- teman yang bilang aku ini sok rajin dan sok carmuk alias cari muka sama dosen tapi ku jalani dengan ikhlas, sungguh- sungguh, dan lapang dada. Tapi hati kecilku selalu berkata, “ Kenapa dulu ku dapat B, padahal tugas selalu ngumpulkan, selalu hadir bahkan duduk di depan biar mantap dengar penjelasan dosen, dan ujian aku bisa jawab, Whats Wrong, Ya Robb?? Tapi ku selalu optimis ku pasti bisa melaluinya dan memperbaikinya”. Kebetulan aku mengulang 2 mata kuliah itu tidak bersamaan di satu semester karena mata kuliah yang bersangkutan dua- duanya ada di semester gyang berbeda alias ada di semester ganjil dan semester genap. Setelah satu semester berlalu aku melihat di papan pengumuman di fakultas, aku dapat nilai A untuk satu mata kuliah yang ku ulang yang ada di semester ganjil. Lega rasanya hati ini sob? Namun ada masalah sedikit sob? Aku dan teman- teman yang satu ruang waktu ujian dapat C semua di matakuliah yang di ampu pada semester 7 termasuk aku. Alangkah kaget bagai petir di siang bolong waktu itu. Kemdian aku dan teman- teman bergerak untuk menuntut keadalian pada dosen yang bersangkutan sampai ke pihak rektorat. Meski berlangsung alot, alhasil kami semua bisa mengikuti ujian ulang tanpa bayar sepersenpun karena memang kesalahan ada di pengawas yang asal tulis di berita acara bahwa kita menyontek massal. Wah????? Kasus………..bahaya nih sob kayak yang gak ada kerjaan aja nyontek kok di buat massal gak kalah sama nikah dan sunat massal kalau itu hal positif yah gak apa- apa. Nah ini nyontek massal kok tega bener pengawasnya yah kayak yang gak pernah jadi mahasiswa aja…..kagak mungkin mahasiswa nyontek massal mah?? Gimana cara nyontek massal kita kan dijaga 3 orang dalam satu ruang. Kalau beneran terjadi, nah? 3 orang itu ngapain aja? Tidur yah kali?….meskipun gak semuanya dapat nilai bagus tapi Alhamdulillah kita bisa buktikan ke 3 pengawas itu bahwa yang mereka tuduhkan kagak bener. Bersyukur aku dan beberapa temen dapat A. Kemudian aku ikut program semester akhir alias semester 8 yang normal, sorry sob? Bukan apa- apa nulis semester 8 alias semester normal karena kita semua tentu berharap yang normal-normal aja kan?. Aku konsultasi dulu sama kakanda tercinta yang ada di Bali lewat telepon. “ Gimana cak (sebutan kakak untuk orang madura) adek mau program nih ke semester 8 , apa perlu adek ngulang mata kuliah yang dapat B di semester 6 lalu?”. Nah, kata cacakku, “ emang boleh ngulang meski nempuh skripsi, kalau boleh ya ulang aja kan sayang bayar mahal- mahal, usahakan dapat A yah?”. Langsung aja ku jawab,” OK, bosss, doakan adek yah biar lancar.” Selepas menutup telepon aku langsung mengisi kartu rencana studiku dengan melingkari skripsi dan mata kuliah yang ku ulang itu. Enam bulan aku jalani bersama adek- adek tingkatku, jujur berat juga, di saat yang lain hanya fokus skripsi, aku harus terpecah pikiranku dengan kuliah yang mengulang dan alhasil aku lulus dengan nilai A tanpa harus ikut ujian akhir semester. Hal ini terjadi dengan pemberian tugas pengganti dikarenakan aku harus segera daftar ujian skripsi dengan syarat nilai mata kuliah yang ku ulang harus keluar. Singkat cerita aku di wisuda dan aku lulus dengan IP perfect sekaligus aku dinobatkan sebagai wisudawan teladan. Subhanallah kebahagian yang tak bisa di lukiskan dengan kata-kata yang bercampur dengan haru saat ayah dan kakakku menemani ke panggung saat menerima penghargaan dari rektor. Aku memang beda sendiri teman- teman wisudawan lainnya yang maju menerima penghargaan sebagai IP tertinggi bersama ayah dan ibunya masing-masing. Aku bersama ayah dan kakakku. Bukan berarti ibuku gak hadir. Ibu nunggu diluar bersama keluarga dan jaga cucunya.
Namun happy ending perjalanan memperoleh IP perfect itu masih belum terealisasi sebanding atau tidak dengan persoalan jodohku. Disini akan aku ceritakan sob? Lika-liku aku dalam menanti jodohku. Harapan dan keyakinan aku pasti masalah jodoh akan berakhir happy ending juga. Bismillahirrohmanirrohim…………

By aimarusciencemania

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s