curahan hati aimaru”hijrah menuju ridho Allah”

Hijrah mandiri menuju Ridho-Nya

Hidup bergantung de\ngan siapapun memang tidak mengenakkan….kecuali bergantung pada orang tua . orang tua tidak akan merasa dibebani dengan hadirnya anak. Namun jika bergantung denga sodara sedarah…..sedikit sekali orang itu akan merasa ikhlas dengan hadirnya kita…..orang yang mulia itu adalah cacakku. Cacak dengan penuh suka cita menerima kehadiranku ditengah- tengah kelarga kecilnya. Dia sangat tegas bak sang ayah menggantikan peran mulia itu…..dengan penuh sabar dan tiada henti manasihatiku agar menjadi manusia yang selalau bersyukur dengan segala karunia yang telah Allah berikan padaku. Ada kalimat yang sangat super bagiku bahkan lebih super daripada kata bijaknya Mario Teguh. Kalimat petuah itu ialah: “ kita pasti kuat jika diuji dengan uang yang sedikit,namun kita tidak akan kuat jika diuji dengan uang yang melimpah” Kata-kata bijak dari kakakku itu terlihat simple dan realistis. Banyak kokmcontoh di lapangan, banyak pejabat yang diberikan amanah dari rakyat dengan gaji yang sampai puluhan juta itu….eh… kagak kuat dia makanya dia pengen balik modal waktu kampanye dulu dengan cara mengubah nominal laporan proyek Negara…alias korupsi.   Ada ustadz dan keluarga kaya mentereng gak kuat juga diuji dengan kekayaan yang melimpah……tapi bukan lari ke korupsi…tapi petaka harta yang melimpah itu jadi sengketa diantara anak cucunya. “ mending kita pas-pas-an aja hidupnya……missal pas pengen haji dan umroh ada uang, pas pengen mobil ada uang, pas pengen apa aja kita ada uang, syuku2 kita mau mendermakan harta dijalan Allah….” Tambah kakakku, ketika menasihatiku>

Malampun semakin larut…tapi kuliah malam dari sang kakak kepadaku masih belum berakhir. Kakak terus memberikan petuahnya kepasaku sambil makan mie instan buatanku.

Cacak :” en…. Sekarang eni lagi ditraining tentang arti hidup yang sebenarnya….4 tahun kuliah di Jember itu training arti hidup yang mini., yah…anggap saja eni kuliah lagi di bali sekarang…..belajar mandiri en….bukannya cacak gak bias Menuhin semua kebutuhan hidup eni di sini.. tapi cacak ingin mengajarkan hidup mandiri., ngerti gak en?”

Saya    :” iya….” Sambil termenung memikirkan semua perkataan kakakku

Cacak :” Nah sekarang eni pusing kan….gak punya kerja bingung punya kerja eh…tambah bingung kan…untuk mengatur uangnnya. Eni ada uang ditabung sisia dari beli kebutuhan dan ngirim untuk ibu bapak di kampong, makan dan tidur ikut cacak dah”

Saya    :” emang gpp cak….? Gimana menurut mbak?” akataku sambil bertanya kapada mbak iperku “

Iper      :” iya en bener kata cacak…”kata dia memperjelas

 

Petuah itu ternyata segera terealisasikan, tepat tanggal 28 oct 2014 aku memutuskan untuk hijrah kosan agar aku bias mandiri, ada hal yang membuatku segera hijrah,,,, meski aku sudah berencana dari awal aku ingin merantau ke pulau dewata ini. Ternyata omongan iperku itu Cuma sebagai pemanis aja…..3 hari sebelum aku pindah dia sudah menunjukkan sikap yang gak enak, bahkan aku gak di sapa. Aku ngerti dia sudah gak betah dengan keberadaanku. Yang berlagak marah sama keponakanku,,,,,, gak mau tidur siang dan stay di teras saat aku dating ke kos….parahnya lagi dia gak nyiapkan bahan untuk di masak sendiri olehku. Yah wal hasil aku gak bawa bekal. Untung cacakku belikan aku nasi…..puncak dia memperlihatkan kemarahannya padaku saat malam hari, lepas pulang dari tempat kerja kakakku dia nyalain TV dengan volume kenceng dan ditontonlah film horror Di salah satu channel. “ ciyeh…kayak yang ber nyali besar ae neh orang” pikirku dalam hati. Aku kala itu jadi terbangun dank e belakang untuk buang air. Tapi aku gak bias tidur karena perutku lapar…karena dia gak masak …masak she tapi di maem sendiri. Jadi tinggal nasi doing. Untung kakakku beli telor. Jadi aku masak. Aku makan malem kala itu dengan menelpon ibu dan bapakku aku ceritakan penderitaanku. Iibu dan bapak memintaku pulang ke jawa. Besok hari senin…tapi aku gak mau karena aku sudah berkomit men untuk kerja.al hasil bapak menelpon kakakku meminta agara aku dicarikan kos sendiri biar gak di sia siakan terus….sama ipar gak tau diri itu. Padahahal yang kerja itu kakakku 24 jam loh kerjanya di 2 tempat dia Cuma makan tidur ae ma brojolin anak. Kok bias yah….dia sok nguasain harta kakakku….kakakku bias sukses gitu berkat bapak emmak ku kali….

 

 

Karena aku tidak ingin melihat mukanya yang menyebalkan dan sok cuek itu dan hatinya licik….mending aku gak liat muka dia lagi…..dia udah gak ku anggap apa apa lagi….semoga kakakku dapat jodoh yang jauh lebih baik daripada dia….tapi yang paling utama adalah sekarang ubttukku adalah…KERJA, BERDOA DAN MEMPERBAIKI KUALITAS HIDUP AGAR SEGERA Allah kirimkan sosok imam yang terbaik untuk dunia akhiratku AMIN…YA Robbal alamin

By aimarusciencemania

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s